Total Tayangan Halaman

Minggu, 07 Juli 2024

List Building Black Book




Denny Santoso seorang Digital Marketer mempunyai buku yang berjudul List Building Black Book. Buku tersebut tebagi dalam 3 chapter yaitu foundation, build dan automate.

Setiap chapter terdiri dari beberapa part yang akan membuka mata Anda untuk bisa melek bisnis online.

Chapter 1 Mindset

Pada part ini Koh Denny Santoso menanamkan hal yang fundamental dalam membangun bisnis online. Pertama terkait kehadiran mentor.

Yang mana setiap Anda berbisnis pastikan memiliki mentor yang memberikan arahan.

Ini sama yang terjadi oleh Bong Chandra. Setelah ia diarahkan oleh mentornya untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai trainer muda dan fokus ke bisnis.

Karena tekanan dari mentornya tersebut maka ia bisa menjadi sukses hingga sekarang.

Di part ini Koh Denny juga menjelaskan konsep TOTE. Apa itu?

Test – Operate – Test- Exit. Yap ini adalah mindset bereksperimen. Bahwa untuk sukses di bisnis di dunia digital maka Anda harus banyak melakukan eksperimen.

Seperti halnya Thomas Alva Edison yang terus mencoba membuat lampu pijar dan dipenuhi kegagalan sebelumnya.

Chapter 2 Build

Dalam chapter ini, Koh Denny mengawali pembahasan dengan path to money. Artinya meskipun ada satu jenis bisnis tetapi cara mendapatkan uangnya bisa beraneka ragam.

Misal, bila Anda masuk ke industri bisnis asuransi maka path to money-nya bukan hanya Anda menjadi sales asuransi.

Tapi Anda juga bisa membuka training untuk sales asuransi, workshop mengelola keuangan di kala pandemi, menjadi digital agency for insurance dan masih banyak lagi.

Lalu, misal untuk bisnis “Real Estate” juga memiliki beberapa path to money seperti:

  • Jadi Broker/makelar,
  • Beli tanah, dibangun jadi apartement,
  • Jadi Kontraktor,
  • Jadi arsitek,
  • Bikin kelas Facebook ads untuk menjual rumah,

Proses untuk membangun market dari awal tidak tahu apa-apa sampai ia menjadi pembeli (hot market).

Di sini juga koh Denny menyampaikan 8 cara mendapatkan niche market yang profitabel yang bisa Anda langsung praktikkan.

Chapter 3 Automate

Pada chapter ini di dalam review buku list building black book, Koh Denny menjelaskan tentang perkara teknis. Mulai dari penjelasan lead magnet, content strategy, how to get traffic dan penutup.

Perkara lead magnet dijelaskan mulai dari definisi, jenis-jenis lead magnet dan bagaimana cara mendesain lead magnet yang mampu men”sihir” market untuk memberikan database mereka.

Selanjutnya terkait content strategy, koh Denny menekankan pada konten email. Yap, karena lead magnet akan menjaring alamat email maka alamat email lead Anda perlu dijaga.

Gimana caranya? Yap dengan mengirimkan email rutin. Tentu bukan email jualan. Anda tidak mungkin mengirim email jualan tiap hari. Kalau itu Anda lakukan maka list Anda akan kabur.

Oleh sebab itu Koh Denny membagi pembahasan email mulai dari email indoctrination, engagement dan segmentation.

Selanjutnya adalah tentang penggunaan tribelio untuk mempercepat dan mempermudah pembuatan list building.

Terakhir, Koh Denny menutup dengan studi kasus tentang bisnis yang unik tapi menjual. 


Jika berminat untuk membaca lebih lengkap dan jelas perihal buku tersebut anda bisa langsung pesan dengan segera List Building Black Book


Ref: spotbisnis.com

Minggu, 25 September 2011

Usia Bulan Ternyata Lebih Muda dari Perkiraan

Usia Bulan ternyata lebih mudah dari perkiraan sebelumnya. Temuan baru tersebut merupakan hasil penelitian ahli geokimia dari Carnegie Institute of Science Richard Carlson yang disiarkan di jurnal Nature terbaru dalam edisi online.
Teori lama mengenai Bulan menyebutkan, benda antariksa itu tercipta oleh dampak raksasa antara satu objek mirip planet yang sangat besar dan proto-Bumi. Energi yang keluar cukup memadai sehingga Bulan terbentuk dari bahan yang mencair dan dikeluarkan ke antariksa.

Saat Bulan mulai dingin, magma mengeras menjadi komponen mineral yang berbeda. Analisis mengenai contoh batu Bulan yang diduga telah diperoleh dari magma asli telah memberi para ilmuwan perkiraan baru mengenai usia Bulan.

Menurut teori pembentukan Bulan, satu jenis batu yang disebut ferroan anorthosite atau FAN merupakan yang paling tua di antara batu kerak Bulan. Tapi para ilmuwan kesulitan menentukan tanggal sampel FAN.

Untuk mengatasi ini, tim peneliti menggunakan teknik baru untuk memastikan usia contoh FAN dari batu Bulan yang dibawa ke Bumi oleh misi Apollo 16 pada 1972. Tim menganalisis isotop mengenai unsur timah dan neodymium untuk menempatkan usia sampel FAN pada 4,36 miliar tahun.

Angka itu jauh lebih muda daripada perkiraan sebelumnya mengenai usia Bulan yang memperkirakan usia sistem tata surya tersebut pada usia 4,568 miliar tahun.

Usia baru yang lebih muda itu sama dengan usia yang diperoleh buat mineral paling tua di Bumi --zircon dari Australia barat-- yang menunjukkan kerak paling tua di Bumi dan Bulan terbentuk rata-rata pada saat yang sama. Keduanya terbentuk tak lama setelah benturan raksasa.

Studi itu adalah yang pertama dalam hal sampel FAN menghasilkan usia yang konsisten dari banyak isotop teknik penanggalan. "Usia yang jauh lebih muda mengenai sampel Bulan ini berarti Bulan membeku lebih belakangan daripada perkiraan semula. Atau kita perlu mengubah seluruh pemahaman mengenai sejarah geokimia Bulan," kata Carlson.(Ant/DOR)

MetroNews.com